Langsung ke konten utama

Postingan

Rempah Indonesia

sumber : Google.com Rempah-rempah adalah suatu bagian pada tumbuhan yang digunakan sebagai bumbu, penambah aroma, cita rasa, pengaharum dan pengawet pada makanan. Rempah juga sering digunakan sebagai bahan tambahan untuk obat tradisional, sebagai bahan kosmetik serta zat antibakteri. Bagian tanaman tersebut mengandung senyawa-senyawa fitokimia yang bermanfaat untuk dikonsumsi dan digunakan oleh masyarakat. Contoh rempah yang digunakan rimpangnya yaitu jahe, kunyit, lengkuas, temulawak dan kapulaga. Pada bagian biji yang sering digunakan seperti biji adas, jinten, lada, dan ketumbar. Bagian daun yang sering digunakan oleh masyarakat seperti daun salam, daun jeruk, daun sirih dan daun pandan.  Indonesia banyak sekali ditumbuhi berbagai jenis tanaman rempah, karena Indonesia termasuk pada negara tropis. Tanah yang subur dan iklim yang sesuai menjadikan Indonesia sebagai tempat yang cocok untuk budidaya tanaman rempah. Sejarah juga mencatat Indonesia berperan dalam produsen rem...
Postingan terbaru

Solar Dryer Dome, Solusi mempercepat pengeringan hasil pertanian

Solar Dryer Dome merupakan teknologi pengering yang digunakan beberapa produk hortikultura seperti cabai, jahe, rumput laut, pisang, atau tomat. Teknologi ini adalah terobosan baru guna memangkas waktu pengeringan yang biasanya dilakukan oleh petani. Meningkatkan produktifitas sampai dengan 45% Dengan metode pengeringan tradisional, seperti pengeringan di pinggir jalan, petani kecil sering kali harus menghadapi tantangan kontaminasi pada hasil panen mereka, dari debu, air hujan dan cahaya ultraviolet. Akibat dari berbagai faktor, 30 – 50% hasil panen mereka tidak dapat mencapai pasar dan tidak memiliki nilai ekonomis. Dengan Solar Dryer Dome yang ditemukan oleh Prof. Dr. Serm Janjai dari Universitas Silpakorn di Thailand, hasil panen para petani dapat meningkat sampai dengan 45%, dan akan meningkatkan taraf hidup petani secara signifikan. Pengeringan Tomat di Thailand  Solusi rumah kaca yang inovatif Kubah (Dome) berfungsi seperti rumah kaca. Dengan konstruk...

Penyebaran hingga proses pengeringan Pala

Sumber : Google Pala merupakan tanaman asli Indonesia yang berasal dari MALAISE ARCHIPEL yaitu gugusan kepulauan Banda dan Maluku. Kemudian menyebar ke beberapa daerah di Indonesia. Sebagai tanaman rempah-rempah, pala dapat menghasilkan minyak etheris dan lemak khusus yang berasal dari biji dan fuli. Biji pala menghasilkan 2 sampai 15 % minyak etheris dan 30 - 40 % lemak, sedangkan fuli menghasilkan 7 - 18 % minyak etheris dan 20 - 30 % lemak. Fuli adalah lapisan arie yang berwarna merah tua dan merupakan selaput jala yang membungkus biji. Daging buah pala juga dapat diolah menjadi makanan dan minuman. Kebutuhan pala seluruh dunia sebesar 60 % didatangkan dari Indonesia, sehingga memiliki potensi dalam meningkatkan devisa negara pada export non migas. Produk dari pala (biji, fuli dan minyak pala) telah diekspor ke lebih dari 30 negara seperti Singapura, Belanda, Hongkong, Jepang, Belgia, Malaysia, Amerika Serikat, Perancis, India, Italia, Jerman, dan Thailand. Negara pesaing ...

Pertanian di era Pembangunan

Menjadi petani Indonesia di era pembangunan seperti ini memang susah. Kaum Elit sibuk dengan pembangunan-pembangunan gedung, sarana prasarana, dan hal-hal yang mengenyampingkan pertanian kita. Sehingga Kehidupan sekedarnya, membuat petani Indonesia harus merasa puas. Keluhan demi keluhan di lontarkan para petani. Lahan kita luas, tapi mengapa beras masih import?mengapa bawang putih masih import? pesisir pantai kita sangat panjang, tapi mengapa beberapa bulan lalu kita harus mengimpor garam? Negeri ini butuh pembaruan pada sistem pertanian kita. Salah satu inovasi terbaru kali ini adalah pengeringan hasil pertanian. Pengeringan ini dapat membuat hasil pertanian tidak cepat busuk dan tentunya tahan hingga 6 bulan. Mengeringkan makanan tidak berarti mengurangi kandungan gizi dan zat baik pada makanan tersebut. Jika dibandingkan dengan mengeringkan dengan sistem tradisional (matahari langsung), Solar Dryer Dome akan menjadikan produk kering yang jauh lebih berkualitas. (baca: keun...

Pengeringan Sale Pisang dengan Solar Dryer Dome

sumber : google.com Pada buah pisang pengeringan dan pengolahan lanjutan dapat menjadi nilai tambah bagi petani seperti sale pisang tanpa digoreng dan diasap. Pengeringan pisang sale dengan Solar Dryer Dome dapat disimpan hingga enam bulan di kemasan tertutup dalam suhu ruang. Produk menjadi lebih sehat dan higienis serta kandungan gizinya tetap terjaga. Pada pisang yang digoreng kurang baik karena dapat menyebabkan kolesterol, pisang sale yang diasapkan dapat mengandung zat karsonogenik yang dapat menyebabkan kanker. Konsumen saat ini lebih memilih produk yang sehat dan aman untuk dikonsumsi. Produk pisang sale yang hanya dikeringakan menggunakan Solar Dryer Dome  secara higienis menghasilkan sale pisang yang lebih sehat serta aman dikonsumsi.   Manfaat kesehatan yang mungkin didapatkan dari mengkonsumsi pisang termasuk menurunkan risiko kanker, asma, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung. Rincian gizi pisang ukuran sedang (se...

Pengeringan Cabai sebagai Solusi Mengatasi Fluktuasi Harga Cabai

Sumber : www.google.com Cabai Merah ( Capsicum annuum L . ) salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai sosial-budaya dan ekonomi yang penting bagi masyarakat indonesia. Hampir setiap makanan khas daerah di Indonesia menggunakan cabai sebagai bahan bakunya. Pada hari-hari besar keagamaan permintaan cabai akan meningkat dibandingkan hari-hari biasa. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata konsumsi cabai penduduk Indonesia perkapita sekitar 500 gram/tahun. Penduduk Indonesia saat ini sekitar 250 juta sehingga konsumsi cabai mencapai 125 ribu ton/tahun.  Kebutuhan akan cabai terus meningkat setiap tahun baik diserap oleh rumah tangga langsung ataupun industri makanan. Bagi produsen petani cabai kondisi tersebut merupakan sebuah kesempatan sekaligus tantangan untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. Konsumen juga menghadapi tantangan terhadap fluktuasi harga cabai yang selalu terjadi di pasar. Cabai segar memiliki sifat unik yaitu mudah busuk, mudah rusak...

Keuntungan – keuntungan dari Pengeringan Solar Dryer Dome

Banyak cara untuk mengeringkan produk pangan, atau komoditi pertanian. Kebanyakan dari petani Indonesia, masih menggunakan cara tradisional untuk mengeringkan komoditi pertaniannya. Kali ini kita akan membahas keuntungan-keuntungan dari pengeringan  Solar Dryer Dome. Gambar : Pengeringan menggunakan sistem tradisional Pengeringan secara tradisional tersebut dapat mengurangi hasil pasca panen, karena kemungkinan dimakan binatang dan bahkan rusak karena hujan. Selain itu, Pengeringan secara tradisional ini tidak higienis, banyak debu dan kotoran yang menempel pada hasil panen. Adapun menggunakan teknologi pengeringan dengan mesin, akan memakan biaya yang cukup banyak untuk membayar listrik dan maintenance- nya. Lalu bagaimana Solusinya ? Gambar : pengeringan komiditi pertanian di dalam Solar Dryer Dome Ini lah keuntungan- keuntungan Solar Dryer Dome bagi Pahlawan pertanian kita. Solar Dryer Dome telah di uji oleh Profesor dari Thailand yaitu Dr. Serm Janjai dari Silp...